Kamis, 01 Oktober 2020

Hama Tanaman Pepaya

Hama tanaman pepaya adalah hal penentu tingkat berhasil atau tidaknya dalam budidaya menanam pepaya.
Hama dan penyakit pada tanaman pepaya pengaruhnya luar biasa pada tanaman pepaya. 
Jika pepaya yang kita tanam mengalami gejala datangnya serangan hama,sebaiknya segera di atasi. Banyak yang teledor dalam menangani masalah ini. Kebanyakan sudah terserang hama baru mengobatinya. 
Jika tanaman sudah terjangkit hama lebih sulit menanggulanginya.
Saran saya lebih baik mencegah dari pada mengobati.
Gangguan tanaman pepaya di kelompokkan menjadi dua yaitu HAMA dan PENYAKIT. 
Masa kembang biaknya pun terbanyak dialami di 2 waktu yaitu pada musim kemarau, biasanya yang datang menganggu pepaya kebanyakan jenis hama. Sedangkan pada musim penghujan, gangguan yang sering dialami terserang penyakit/ jamur.

Pepayaa 
Kelompok Hama pepaya yaitu :
Kutu putih atau kutu tanaman
Tungau merah / coklat/ ijo
Lalat buah.

Hama tanaman pepaya ke tiga macam di atas  biasanya menghisap cairan sel dalam jaringan. (daun batang buah pepaya dengan meggunakan mulutnya). 
Akibatnya daun bisa mengkerut, kekuning kuningan buahnya rusak kulit luar dan daging dalamnya jika mateng warna blonteng (bangle) Jika tidak segera di atasi  pertumbuhan dan buahnya rusak bahkan mati. Hama kutu putih, tungau, lalat buah, biasanya muncul pada musim kemarau, pada musim penghujan biasanya hilang dengan sendirinya.

Kutu putih dan kutu kutuan

Hama Pepaya  ini berwarna putih, kecil tubuhnya, ditutupi selaput benang lembut. berkembang biak secara bergerombol, penyebarannya bisa terbang bersama angin dan berkoloni dengan semut. .

Cara merusak :
Menghisap cairan sel dalam jaringan daun batang buah dengan meggunakan mulutnya. Akibatnya daun bisa mengkerujut kehabisan cairan daun rusak dan mati. 
Jika menempel di buah kutu putih ini bergerombol dan menyerap cairan buah pepaya.

Cara mengatasinya : 
Jika terkena kutu putih semprot dengan insektisida, yang manjur hingga saat ini silahkan memakai insektisida alika. (baca aturan pakai dalam kemasan dan jangan memakai lebih dari dosis yang di anjurkan),Jika serangan hama parah tambahkan detergen. Pangkas bagian pepaya yang terserang parah dan musnahkan.

Hama tanaman pepaya, Tugau merah / coklat/ ijo
Bentuk hama tungau  mirip laba-laba berukuran kecil kurang dari 1mm.

Cara merusak :
Hama tanaman pepaya ini menghisap daun pucuk tanaman dan tunas muda. 
Bagian yang diserang berubah warna bekas luka menjadi bintik titik kuning lalu menghitam dan tumbuh mengkerut tidak sehat. .

Cara mengatasi  :
Jika terkena tungau merah pengendaliannya dengan tepung belerang, dengan cara di hembuskan ke permukaan daun pepaya yang terserang. atau bisa juga penyemprotan menggunakan akarisida (seperti kelthane atau morestan) (baca aturan pakai dalam kemasan dan jangan memakai lebih dari dosis yang di anjurkan)

Lalat Buah
Hama tanaman pepaya Lalat buah biasanya menusuk  dengan alat mulut moncongnya menembus kulit buah kemudian meletakkan telurnya.
Masa/ periode telur sekitar,1-20 hari . 
Lalat buah pepaya cepat berkembang biaknya dan bergerombol. Efek dari sengatan buahnya rontok, jika tidak rotok buahnya menjadi benjol benjol.

hama lalat buah,cara mengatasinya :
Buat perangkap dengan botol plastik di rangsang menggunakan petrogenol, atau menaruh kapur barus di gantung di sekitar pepaya, fungsinya sebagai pengusir lalat buah membuat lalat buah tidak bernafsu makan.

B. Kelompok Penyakit bisa di identifikasikan Kelompok Jamur  yaitu :
Layu bakteri
Rebah batang
Busuk pangkal batang
Antraknosa / busuk buah.

Tanaman pepaya rentan terhadap air. kekurangan air atau kelebihan air bisa mati. Biasanya pada musim penghujan yang sering mengalami gangguan di atas muncul akibat hujan. banyaknya air yang ada dalam tanah mengakibatkan lembab. sehingga mempercepat kembang biak patogen baik jamur maupun bakteri. Juga mengakibatkan terganggunya keseimbangan pupuk tanaman pepaya dalam tanah.

Cara menanggulangi :
Pengaturan drainase yang baik. tidak boleh ada air yang menggenang.

Jika tanaman pepaya dalam keadaan sehat atau Lakukan penyemprotan  fungisida dan insektisida  bergantian secara teratur. bisa dilakukan setiap 7 hari sekali.

Jika  mengalami gejala terkena penyakit penyemprotan fungisida satu minggu 2 kali hingga sembuh, dan dilanjutkan berkala setiap 7 hari dan rutin pakai cara MMCT.
Pada musim penghujan biasanya Ph tanah turun dan lembab lakukan pemupukan dolomit secukupnya. Efek doloit pada tanah lembab suhu di dalamnya bisa menjadi hangat.

Cara MMCT : mudah murah cepat dan tepat dilakukan bahan pengobatan.   
Dalam adonannya :
hama tanaman
Obat fungisida + detergen + ajinomoto atau MSG
Cara Pakai yaitu dalam tangki semprot ukuran 14 liter
Jika serbuk : 2 sendok makan jika cair : 5 sampai 7 cc/ml. ( baca aturan pakai)

Detergen ( biasanya kami pakai  mama lemon cuci piring dan buah bisa juga jenis sabun colek. bukan detegen  untuk pencuci pakaian terlalu panas) 3 sampai 5 sendok  ( fungsi detergen pembunuh bakteri lihat di kemasnya ).

Ajinomoto MSG untuk masak. 3 sampai 5 sendok makan ( jangan di tertawakan  lo mOsOk moto untuk penyedap makanan kok buat pengobatan). Jangan remehkan kandungan moto untuk tanaman, kalau tidak percaya silahkan tanya sama mbah google  manfaat ajinomoto MSG untuk tanaman. Tanya sama mbah google klik di sini

Karya di atas adalah pengalaman kami tentang mengatasi hama tanaman dan penyakit yang ada pada pepaya.

Catatan tips jitu MMCT mengatasi hama tanaman.  

pemakaian insektisida bisa di tambahkan detergen + ajinomoto atau MSGpemakaian  fungisida  bisa di tambahkan detergen + ajinomoto atau MSG
fungsi detergen = megurangi nafsu makan / membunuh  hama dan bakteri
fungsi ajinomoto atau MSG= memberi tambahan suplai pada tanaman makanan.karena MSG kandungan Nitrogen tinggi

Logika : jika sakit harus di obati kalau minum obat maka harus ada makan nutrisi yang memadai.

hal yang tidak boleh
*** Fungisida tidak boleh dicampur dengan insektisida
*** Jika mau mencampur dengan pupuk jangan berkategori pukuk kalium.

Penting ……
jika tanaman pepaya tidak dalam sakit atau gejala  terserang hama tanaman pepaya  saya sarankan mengunakan obat-obatan yang biorganik. Jika ada yang lebih tahu cara cepat dan tepat mengatasi hama pepaya mohon tulislah pengalaman anda di kolom komentar.

isikan komentar pengalaman anda.
Dengan adanya interface antara pengunjung lainya yang membacanya jadi tahu, ilmu anda bermanfaat dan jangan lupa mendapatkan pahala lo.

Semoga dalam budidaya menanam pepaya anda mendapatkan hasil panen melimpah sesuai harapan.

artikel kait kata tag :

pepaya, hama tanaman pepaya,
pepaya california, hama tanaman pepaya, budidaya tanaman pepaya, sukses budidaya pepaya

Tertib Tanam Dalam Mendukung Keberhasilan Usaha Tani Padi

 



Keberhasilan usaha tani untuk mencapai peningkatan poduktivitas, disamping faktor sumber daya manusia sebagai pengelola lahan usaha tani, kondisi lingkungan sebagai faktor luar dalam mendukung produktivitas dari komodity yang dibudidayakan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah desiplin anggota kelompok tani terhadap kesepakatan kelompok yang sudah ditentukan dalam musyawarah kelompok. Seperti misalnya waktu tanam yang sudah disepekati oleh anggota kelompok tani harus dijalankan sehingga dalam hamparan lahan di wilayah kelompok tani terwujud kondisi yang tertib tanam.

Kondisi lingkungan yang baik dan penanganan budidaya tanaman yang ramah lingkungan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Kondisi tertib tanam ini secara berkelanjutan semoga dapat diterapkan oleh anggota kelompok unit Pertanian di Bumdes CANDI MULYA

Karena Manager Unit Pertanian secara desiplin menjalankan tugasnya dalam memantau perkembangan anggota kelompoknya untuk mentaati setiap kesepakatan yang telah diputuskan dalam musyawarah kelompok, dengan adanya bimbingan yang secara teratur sesuai dengan agenda kegiatan, sehingga adopsi inovasi teknologi dapat diterapkan oleh kelompok Unit Pertanian.

Semoga dengan keberadaan Bumdes di Unit Pertanian dapat menjadikan peningkatan produktivitas tanaman padi, sehingga untuk mencapai swasembada beras dapat tercapai di Desa Candinegara.

Budidaya Sayur Kangkung Lombok


 Sayur Kangkung - Jenis tanaman sayuran daun air yang menetap kaya akan kandungan zat besi dengan family convolvulacea yaitu sayur kangkung. Dengan memiliki sistem perakaran tunggang dan cabang-cabangnya akar menyebar kesemua arah, dapat menembus tanah sampai kedalaman 60 hingga 100 cm, dan melebar secara mendatar pada radius 150 cm atau lebih, terutama pada jenis kangkung air. Tanaman kangkung (ipomoea aquatica forsk atau ipomoea reptans poir1) merupakan tanaman sayuran yang menjalar pada tanaman di sekitarnya dengan batang bulat dan berlubang, berbuku-buku, banyak mengandung air (herbacious) dari buku-bukunya mudah sekali keluar akar. Dengan  memiliki percabangan batang banyak akan merayap (menjalar/membelit).

Sedangkan untuk tangkai daun melekat pada buku-buku batang dan di ketiak daunnya yang terdapat mata tunas tumbuh menjadi percabangan baru. Bentuk daun umumnya runcing ataupun tumpul, permukaan daun sebelah atas berwarna hijau tua, dan permukaan daun bagian bawah berwarna hijau muda. Pada pertumbuhanya tanaman kangkunga dapat berbunga berbentuk terompet daun mahkota berwarna putih/merah lembayung. Untuk buah kangkung sendiri  berukuran 10 mm berbentuk bulat telur yang didalamnya berisi tiga butir biji dengan warna hijau (jika muda), hitam (jika tua). Dan untuk bentuk biji kangkung bersegi-segi tegak bulat berwarna cokelat kehitam-hitaman berkeping dua yang berfungsi sebagai alat perbanyak tanaman secara generatif.

Tanaman kangkung ini hampir diseluruh wilayah Indonesia dan Asia pada umumnya dapat tumbuh dengan baik, akan tetapi memiliki sifat dan rasa yang berbeda-beda. Sehingga menjadikan tanamn sayur kangkung murah, banyak dijumpai di pasar-pasar dan menjadikan faktor pendukung sebagai sayuran murah dan mudah ditemui. Namun tidak semua kangkung mempunyai kualitas dan rasa yang baik seperti kangkung asal daerah Lombok, Nusa Tenggara Barat. Secara umumnya kangkung lombok sangat mudah dikenali dari fisiknya yaitu bentuk yang tampak sangat gemuk hijau dan terlihat sangat segar, tidak elastis dan cepat patah. Sedangkan untuk panjangnya rata-rata bisa mencapai 30-40 cm yang dibudidaya lahan sawah atau pada aliran sungai dengan ketersedianan air mencukupi.

Pada lahan sawah dengan pengairan irigasi dari sawah merupakan kangkung dengan kualitas biasa (kualitas standar). Sedangkan pada areal aliran sungai tertentu atau areal tertentu yang memiliki sumber mata air, di areal daratan rendah kualitas bagus (hing quality). Kangkung jenis ini yang paling digemari oleh masyarakat karena memiliki rasa yang gurih renyah, batangnya lebih panjang, lebih hijau dan lebih muda. Adapun cara budidaya kangkung lombok antara lain:

Cara Tanam Stek

Tanaman kangkung dapat distek yang ditanam pada lahan irigasi lumpur kolam/sawah yang dangkal dengan jarak 25 x 25 cm atau 30 x 30 cm. dengan memberikan pupuk buatan yang disesuaikan antara 50 – 100 kg N/ha setelah tanam. Sedangkan pada areal tertentu/sungai stek kangkung tersebut diikat secara berantai berurutan yang disesuaikan tanpa melakukan pemupukan dengan sumber mata air terus mengalir.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman kangkung, untuk hama yang sering menyerang  berupa ulat grayak (Spodoptera litura F), Kutu daun (Myzus persicae Sulz) dan Aphids gossypii),. Sedangkan untuk penyakit yang menyerang pada batang tanaman kangkung seperti penyakit karat putih yang disebabkan oleh Albugo ipomoea reptans.  Gejala penyakit ini adanya pustul–pustule berupa bintik berwarna putih di sisi daun sebelah bawah batang. Dan apabila diperlukan gunakan pestisida yang benar–benar aman dan cepat terurai seperti pestisida biologi/pestisida nabati

Panen

Tanaman kangkung dapat panen dengan cara dipangkas pada ujungnya kurang lebih sekitar 20 cm dengan umur sekitar 2–3 bulan lebih sesuai dengan kondisi tanaman agar lebih banyak  bercabang. Dalam pemangkasan panen ini, dapat dilanjutkan pemangkasan panen ujung cabang-cabangnya  setiap satu/dua minggu sekali. Dapat menghasilkan 10–16 t/ha dalam satu tahun. Dan tanaman kangkung setelah berumur satu atau dua tahun lebih, maka dilakukan tanaman baru kembali.


Dalam melakukan budidaya tanaman sayur kangkung, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dan dapat mempengaruhi tanaman kangkung pertama iklim. Tanaman kangkung mempunyai daya adaptasi yang cukup luas terhadap kondisi iklim tropis. Kangkung dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik di dataran rendah sampai dataran tinggi (pegunungan) + 2000 mdpl, dan diutamakan lokasi lahanya terbagi atau sinar matahari yang cukup.


Kebutuhan sinar matahari untuk tanaman kangkung adalah 400-800 footcandles yang akan mempengaruhi pertumbuhan optimum. Oleh karena itu, kangkung dapat tumbuh pada lahan terbuka tetapi tidak terlalu panas.


Kedua yaitu pupuk, ada beberapa zat-zat yang sangat diperlukan tanaman dan seringkali kurang cukup terdapat di dalam tanah, terutama Nitrogen (N), Phosfor (P), dan Kalium (K). Apabila unsur tersebut dapat terpenuhi, maka pertumbuhan tanaman akan menjadi normal dan baik. Sebaliknya, apabila kekurangan atau kelebihan akan menunjukkan gejala-gejala kekurangwajaran atau abormal. Sedangkan untuk phosfor berperan penting dalam transfer energi dalam sel tanaman, misalnya ADP, ATP, berperan dalam pembentukan membran sel, sangat diperlukan untuk pembiakan generatif yakni pembentukan bunga serta bagian-bagianya.


Untuk kalium diserap oleh tanaman dalam bentuk ion K+. Tanah mengandung 400-500 kg kalium untuk setiap 93 m2. Kalium pada tanaman berperan sebagai efisiensi penggunaan air, untuk pertumbuhan zat tepung di dalam tanaman, meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit, daun buah dan buah tidak mudah lepas dari tangkainya, lebih tahan terhadap penyakit dan memperluas pertumbuhan akar.


Gejala kekurangan salah satu unsur hara pada tanaman disebut sebagai istilah defisiensi. Kekurangan unsur N pada tanaman mengakibatkan pertumbuhan tanaman yang kerdil dan daun akan mengalami gejala klorosis. kekurangan unsur P maka pemasakan buah terhambat. Kekurangan unsur K berakibat pada daun-daun yang paling bawah berwarna kuning, dan tanaman rentan terhadap penyakit.


Dalam tanaman kangkung terdapat berbagai kandungan vitamin A, vitamin B1, vitamin C, protein, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, hentriakontan, dan sitosterol. Berdasarkan hasil penelitian, bahan-bahan tersebut sangat bermanfaat untuk mengobati berbagai gangguan kesehatan dan sebagai antiracun.

Tips Penyiapan Lahan Bercocok Tanam Jagung

 



Syarat Tumbuh - Tanaman jagung dapat tumbuh pada ketinggian ,50-1.800 m dpl. Tetapi ketinggian optimal adalah ,50- 600 m dpl. Untuk berproduksi secara secara optimal memerlukan tanah yang gembur, subur dan kaya akan unsur hara, aerasi dan draenase baik,kaya akan bahan organic dengan keasaman tanah [ pH ] antara 5,6-7,5.


Curah hujan yang dikehendaki adalah antara 1,000-2,500 mm/tahun,atau idealnya se-kitar ;85-200 mm/bulan, dengan penyinaran matahari ppenuh.Suhu udara yang dikehendaki antara 21-34 C, tetapi untuk pertumbuhan optimal –tanaman jagung menghedaki suhu antara 23- 27 C.


A. Penyiapan benih

Tanaman jagung diperbanyak dengan (benih). Mengingat sipatnya yang menyerbuk silang , benih yang digunakan harus memeliki sipat unggul, dan benih hibrida tidak dianjurkan untuk digunakan pertanaman berikutnya karena tidak unggul lagi. Maka Pertanaman berikutnya diharapkan menggunakan varitas unggul bersertipakat yang dijual di pasaran. Selanjutnya seleksi biji jagung untuk benih dilakukan dengan memperhatikan kondisi fisik biji jagng yang baik, sehat dan berbobot, betul-betul matang fisiologis, Daya tumbuh benih yang akan digunakan sekitar 90%, Kebutuhan benih untuk pertanaman jagung adalah antara 20-30 kg/ha.


B. Penyiapan Lahan

Tahapan persiapan lahan adalah :

1. Lahan dibersihkan dari sisa tanaman sebelumnya.

2. Tanah di olah dengan kedalaman antara 15-20 cm, dan di ratakan.

3. Untuk tanah dengan kandungan liat tinggi di lakukan pembuatan saluran draenase.

4. Setiap 3 m dibuat saluran draenase sepanjang barisan tanaman , lebar saluran 25-30 cm, ke dalaman 20 cm, atau di- lakukan penanaman diatas guludan .

5. Pada tanah bereaksi masam (pH <5), tanah dikapur (dosis 300kg/ha) dengan kapur disebar secara merata padabarisan tanaman, sekitar 1 bulan ssebelum tanaman.


C. Penanaman

1. Pola Penanaman

Berbagai macam pola tanam yang biasa diterapkan pada pada tanaman jagung, antara lain(a). Monokultur. (b) Tumpang sari . (c) tanaman sisipan. (d) tanaman campuran.

2. Waktu dan Cara Tanam

Jagung sebaiknya ditanam awal musim hujan atau menjelang musim kemarau . Populasi tanam umumnya antara 60.000-70.000 tanaman /ha, tergantung dari varitas yang ditanam . Apabila jenis yang ditanam adalah varitas genjah dapat ditanam hingga populasi tanaman ; 100.000 tanaman/ha. Dengan jarak tanaman yang dianjurkan antara barisan 75 atau 80 cm, dan jarak antara tanaman 20 atau 25 cm .

3. Setelah dilakukan pemupukan dasar, buatlah bedengan berukuran tinggi sekitar 5-10 cm dan lebar sekitar 30-40 cm dengan panjang menyesuaikan lahan. Pembuatan lubang tanaman dibuat dengan ke dalaman 3-5 cm dengan menggunakan tugal. Kemudian tiap lubang ditanami dengan benih 2-3 biji benih perlubang.

Cara Budidaya Pepaya California

 


Pepaya California sendiri merupakan jenis pepaya unggulan dengan umur genjah. Karena merupakan jenis genjah jenis pepaya California bisa dipanen dalam waktu singkat yaitu dapat dipanen ketika berumur 7 bulan. Karena masa panen yang cukup singkat jenis pepaya ini memiliki batang yang lebih pendek dibanding dengan jenis pepaya yang lain. Dari buah pepaya California memiliki ciri-ciri  berukuran 0,8 – 2 kg/buah, berkulit tebal, berbentuk lonjong buah matang berwarna kuning, rasanya manis, daging buah kenyal dan tebal.

Dari segi produktifitas, pepaya California memiliki produktifitas yang cukup tinggi. Seperti yang sudah dijelaskan diatas masa panen bisa dilakukan ketika berumur 7 bulan – 9 bulan dengan umur produktifitas hingga 4 tahun. Panen pepaya California bisa dilakukan empat kali setiap bulannya. Dalam setiap panen bisa menghasilkan 10-20 buah pepaya setiap pohonnya. Jika anda membudidaya pepaya California dalam lahan 1 hektar, dalam sekali panen bisa menghasilkan 2 ton pepaya California.

Penyemaian Benih Pepaya California

Bibit pepaya California dihasilkan dari penyemaian biji. Bisa didapat dari buah pepaya California yang matang dipohon atau beli di toko pertanian. Berikut ini langkah-langkah menyemai benih pepaya California :

  • Biji yang akan digunakan untuk benih direndam dalam air selama semalam. Setelah semalaman cek benih, yang digunakan untuk benih adalah yang tenggelam.
  • Biji yang sudah dipilih diperam dalam kertas Koran/kain basah selama seminggu, untuk pemeliharaan cukup menjaga kelembapan Koran atau kain.
  •  Benih yang sudah diperam selama 1 minggu sudah siap untuk disemai didalam polibag, komposisi media tanam yang digunakan adalah tanah halus dan kompos dengan perbandingan 2:1
  • Bibit siap ditanam di lahan budidaya ketika sudah berumur 1-1,5 bulan.

 Penanaman Bibit Pepaya California

Sebelum melakukan penanaman bibit lahan terlebih dahulu dibersihkan dari rumput liar. Langkah selanjutnya buat lubang tanam dengan jarak antar tanaman 2,5 M x 2,5 M atau 2,5 M x 2,75 M. Populasi tanaman perhektar antara 1.450 hingga 1.600 pohon. Lubang dengan campuran tanah dan pupuk kandang.

Lubang yang sudah dibuat selanjutnya dialiri dengan air. Dan bibit bisa ditanam langsung ke lubang tanaman. Waktu yang paling tepat dalam menanam bibit pepaya California adalah diwaktu sore hari.

 Pemeliharaan Tanaman Pepaya California

Langkah-langkah perawatan tidak jauh berbeda dengan tanaman lainnya. Hanya perlu dilakukan penyiraman, pemupukan dan penyulaman ketika ada bibit yang mati.

Untuk mendapatkan produktifitas yang maksimal pemupukan harus dilakukan baik dengan pupuk organik maupun pupuk non organik. Pemupukan dilakukan ketika penanaman dengan memberi pupuk kandang atau pupuk kompos dengan takaran 40kg/ tanaman. Pemupukan dilakukan kembali dengan menggunakan pupuk NPK setenah bibit berumur 2 minggu dengan takaran  200 gram/pohon. Pemupukan dilakukan kembali dengan pupuk kandang dan NPK per tiga bulan sekali dengan takaran 500 gr NPK/pohon + 40 kg pupuk kandang/pohon. Khusus setelah tanaman berbuah bisa ditambah pupuk KCI untuk meningkatkan ketahanan  dan kemanisan buah.

Panen dan Pasca Panen Pepaya California

Masa panen pertama bisa dilakukan diumur antara 7-9 bulan. Buah pepaya California yang sudah dapat dipanen adalah yang sudah matang dengan tanda ada warna semburat kuning pada kulit buah. Untuk panen dilakukan dengan cara memotong tangkai buah, untuk periode tanam bisa dilakukan setiap 10 hari sekali.

Demikian langkah-langkah budidaya pepaya California komplit. Semoga artikel ini dapat membantu anda dalam melakukan usaha budidaya pepaya California.